Perbedaan NAS dan File Server Yang Wajib Anda Ketahui

Perbedaan NAS dan file server – Mungkin sebagian dari Anda sudah mengenal apa yang dimaksud dengan file server. Namun, saat ini sudah muncul teknologi NAS yang juga sama-sama media penyimpanan data melalui jaringan. Di dalam arsitektur IT, biasanya penyimpanan data terletak didalam sebuah server. Server yang digunakan untuk penyimpanan file terdiri dari PC dan juga workstation yang menjalankan sebuah sistem operasi jaringan, dan biasanya file server mampu menampung sejumlah dokumen dan juga berbagai file multimedia dan memungkinkan user membagikan file tersebut dengan perangkat komputer lainnya

File server umumnya terdiri dari satu ataupun banyak drive yang nantinya terhubung lewat kabel SCSI. Semua drive ini juga bisa dikonfigurasikan sebagai RAID.  Perangkat penyimpanan eksternal juga  bisa dipasangkan di server file untuk menambah jumlah kapasitasnya. Untuk memahami perbedaan NAS dan file server simak penjelasan di bawah.

File Server Memiliki Keterbatasan

Walau file server adalah salah satu cara yang jauh lebih sederhana dan juga hemat biaya jika dibandingkan dengan metode penyimpanan jaringan seperti NAS, namun volume data yang nantinya terus menerus berkembang dan juga kebutuhan kapasitas penyimpanan yang semakin meningkat akan membuatnya tak lagi mencukupi karena beberapa poin berikut:

  1. File server mendukung jumlah kapasitas drive yang terbatas sehingga nantinya skalabilitas menjadi sebuah masalah utama. Ditambah lagi, server juga harus dimatikan lebih dulu untuk menambahkan kapasitas drive. Hal ini juga tak hanya mengganggu operasional bisnis akan tetapi juga memakan waktu dan juga biaya bagi staf profesional pada bidang IT.
  2. Ketersediaan data menjadi tantangan yang lainnya. Didalam sebuah file server yang terpusat di sebuah computer server, komputer lain yang ada didalam jaringan harus bisa berkomunikasi melalui server yang nantinya terhubung langsung ke media penyimpanan itu agar bisa mengakses data. Jika memang file server itu sedang tak dinyalakan, maka semua user tak akan bisa mengakses data yang di-share oleh computer server.
  3. Kelambatan dalam mengakses data bisa saja terjadi jika bandwidth pada server sedang digunakan oleh beberapa aplikasi yang berjalan di computer server. Ini terjadi karena komputer server tersebut sedang menjalankan beberapa aplikasi lainnya, misalnya e-mail, pembukuan dan juga basis data, di samping tugasnya untuk melakukan penyimpanan dan membagikan file.

NAS Menutupi Keterbasan Yang Dimiliki File Server

Dengan menggunakan jenis media penyimpanan yang bisa terhubung ke dalam jaringan mampu mengatasi keterbatasan dari file server. NAS merupakan perangkat yang sudah dilengkapi dengan hard disk, operating sistem sendiri dan juga perangkat lunak untuk membantu pengelolaan, yang bertugas untuk melakukan penyimpanan dan membagikan file didalam sebuah jaringan. Perangkat yang satu ini juga membebaskan server dari tugas untuk menyimpan dan membagikan file, juga memiliki skalabilitas yang jauh lebih baik lagi karena sifatnya independen.

  1. Keuntungan penggunaan NAS yang paling utama ialah ada pada kemudahannya.  Perangkat yang satu ini hanya harus dihubungkan dengan computer server lewat jaringan Ethernet yang sudah dibangun sebelumnya. Hal ini juga berarti bahwa user tak harus mematikan server jika ada penambahan kapasitas pada NAS nantinya.
  2. Karena NAS sudah mendukung berbagai jenis protokol sistem file yang luas, NAS bisa langsung diakses oleh semua komputer klien yang menggunakan operating system Windows, Unix, Linux dan juga Mac OS. Untuk bisa memastikan kompatibilitas diantara platform, tak harus memiliki keahlian IT tertentu. Administrator juga bisa mengelola beberapa sistem pada NAS sekaligus, sehingga lebih menghemat waktu dan juga sumber daya.
  3. Sistem NAS juga akan membantu mengkonsolidasikan sejumlah perangkat penyimpanan dengan cara mengganti beberapa drive kecil yang sudah terkoneksi pada masing-masing komputer dengan drive subsistem yang memiliki kapasitas tinggi. Tingkat dari utilisasinya pun terasa cukup tinggi karena pada NAS mampu dipakai oleh beberapa server sekaligus.

File server memiliki banyak keterbatasan salah satunya adalah efektifitas penggunaan. Hal tersebut yang membuat NAS menjadi solusi bagi perusahaan besar yang bergantung pada database mereka. Itulah perbedaan NAS dan file server yang banyak ditemukan. Jelas masih ada perbedaan NAS dan file server lainnya yang membuat NAS lebih banyak digunakan saat ini.

Jika Anda masih memerlukan bantuan tecnical support untuk menyelesaikan masalah IT Anda, hubungi PT Robicomp untuk berbicara dengan para expert di Robicomp di marketing@robicomp.com. PT Robicomp, bersedia untuk memberikan solusi IT hardware dan software untuk Anda.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *