Definisi dan Cara Menentukan IP Address, Subnet Mask dan Net ID

Cara menentukan IP address, subnet mask dan net id – Bagi kalian yang bekerja di dunia informatika, pastinya sudah tidak asing lagi dengan istilah Ip addres, subnet mask, dan net id. Bagi orang awam, istilah-istilah tersebut pastinya sangat rumit untuk dipahami karena memang berhubungan dengan jaringan yang rumit.

Dalam artikel ini, kami akan menunjukkan beberapa ulasan dari cara menentukan IP address, subnet mask, dan net id dengan mudah. Namun sebelumnya, lebih baik kita membahas sedikit tentang definisi dari IP address, subnet mask, dan net id agar ulasan selanjutnya lebih mudah dipahami.

Definisi IP Address, Subnet Mask, dan Net ID

IP Address Subnet Mask dan Net ID
IP Address Subnet Mask dan Net ID

Secara etimologi, IP Address memiliki arti alamat dari protokol internet. Dalam hal ini IP address berfungsi sebagai alamat dari jaringan dalam internet yang dikunjungi. IP ini akan terhubung dengan berbagai alat dan jaringan. Dari sinilah suatu alat akan memiliki alamatnya dan bisa diaktifkan melalui jaringan. Karena tanpa alamat, suatu jaringan tidak akan bisa mengidentifikasi alat yang digunakan dan dianggap mati.

Lalu untuk subnet mask sebenarnya memiliki fungsi yang tidak berbeda jauh dengan IP address. Keduanya sama-sama berperan untuk membuat komputer mampu dikenali oleh jaringan. Perbedaannya hanya terletak pada bagian ‘presisi-nya’ yang mana subnet mask hanya akan menunjukkan lokasi secara umum dari alamat yang terdaftar dalam IP address. Kemudian untuk Net ID berfungsi sebagai tuan rumah untuk mengakomodasi server dan jaringan.

Cara Menentukan IP Address, Subnet Mask, dan Net ID

Selanjutnya mari kita membahas bagaimana cara untuk menentukan ketiga item tersebut. Pada poin utama ini akan menggunakan rumus yang mana IP Address adalah variabel tetapnya. Sebagai contohnya mari kita anggak kita mempunyai IP Address 192.168.0.0 dan ada 20 Net ID didalamnya. Lalu bagaimana cara menentukannya? Cara termudah adalah menggunakan angka 255.255.255.0 sebagai subnet mask dan ini akan membuat IP klien dimulai dengan 192.168.0.0 dan subnet 0.0.0.0-255.

Dari tahap itu kalian bisa mengubah desimal menjadi kode biner. Walau terkesan sulit tapi sebenarnya tahap ini mudah dilakukan. Fromula yang digunakan adalah 2n-2, dimana ‘n’ berarti banyaknya angka 0 dalam subnet mask.

Apabila angka subnet mask 255.255.255.0 akan diubah ke kode biner, maka menjadi 111111111 111111111 11111111 000000000. Apabila menghitungnya dengan formula host, maka akan didapat angka 28-2. Dari angka itu kita hanya perlu menghitung saja dan akan terjumlahkan host yang masuk ke dalam jaringan kalian.

Cara menghitung IP Address
Cara menghitung IP Address

Sangat mudah kan cara menentukannya? Satu hal yang pasti untuk dapat menentukan semua itu diperlukan pemahaman terlebih dahulu tentang IP Adress, subnet mask, dan net id. Apabila kalian merasa masih cukup awam dan kurang memahaminya, maka kami merekomendasikan untuk memahami ke-3 bagian itu terlebih dahulu agar proses menentukannya dapat lebih mudah dilakukan.

Selain itu, diperlukan juga adanya ketelitian agar tidak ada miss angka ataupun kesalahan dalam menginput data. Sadarilah bahwa setiap kegiatan terkait jaringan memang harus dilakukan dengan pelan dan sabar. Bagi yang sudah berpengalaman di dunia IT pasti sudah tidak asing lagi dengan kondisi semacam ini. Namun bagi Anda yang pemula, diharap bisa lebih bersabar dan tekun dalam mengerjakan sistem-sistem jaringan tersebut.

Demikianlah ulasan yang bisa kami beri seputar definisi dan cara menentukan IP address, subnet mask, dan net id. Semoga bermanfaat!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *