Cara Menghubungkan 2 Jaringan dengan Router

Menghubungkan Dua Jaringan dengan Router

Cara menghubungkan 2 jaringan dengan router – Menggabungkan dua jaringan yang berbeda menjadi satu tentu bukan perkara mudah. Apalagi bagi orang awam yang buta komputer, pastinya cara ini akan sangat sulit dilakukan. Tapi sebenarnya cara ini tidak terlalu sulit bagi mereka yang sudah terbiasa dengan dunia informatika. Dua jaringan pada dasarnya bisa dihubungkan dengan menggunakan router.

Lalu bagaimana cara melakukannya? Daripada bingung langsung saja Anda simak ulasan berikut ini yang akan memberi informasi seputar cara menghubungkan 2 jaringan dengan router, berikut ulasannya.

Cara Kerja Router

Cara Kerja Router
Cara Kerja Router

Sebelum kita masuk dalam tahap penghubungan dua jaringan dengan router, sebaiknya kita memahami terlebih dahulu bagaimana cara kerja dari router itu sendiri. Fungsi sebuah router adalah untuk mengatur rute perjalanan informasi, apakah nantinya digunakan untuk Host antara satu network dengan network lainnya.

Jika suatu paket ditujukan untuk Host pada network lainnya, maka router juga akan meneruskan jaringan ke network tersebut. Begitupun sebaliknya, router juga bisa berperan untuk menghalangi paket keluar dari jaringan.

Dalam hal ini router bisa memudahkan pengguna dalam mengatur arah laju jarignan. Baik dalam proses perjalanannya maupun proses pembagian jaringan komputer itu sendiri.

Cara Menghubungkan Dua Jaringan dengan Router

Menghubungkan Dua Jaringan dengan Router
Menghubungkan Dua Jaringan dengan Router

Pertama buatlah dua desain jaringan terlebih dulu. Kedua desain tersebut nantinya akan dihubungkan secara praktis menggunakan router. Setelah itu kita masuk ke tahap pengaturan IP Address bagi kedua jaringan tersebut. IP Address ini memiliki peran yang penting karena sebagai alamat dari identitas jaringan yang kita buat nantinya. Tanpa memasukkan IP Address, sebuah jaringan tidak akan bisa berjalan sebagaimana mestinya.

Unttuk settingan angka IP pada jaringan A Anda bisa menggunakan 192.168.1.10. Sedangkan IP pada jaringan B Anda bisa menggunakan 192.168.1.10. Setelah setting IP Address selesai dilakukan, Anda bisa mencoba untuk menghubungkan kedua jaringan tersebut secara langsung menggunakan kabel cross over. Sambungkan kedua switch-nya dan lanjutkan dengan melakukan pengepingan.

Setelah proses pengepingan selesai dilakukan, maka akan didapat RTO alias Request Time Out. Hal ini wajar terjadi karena komputer masih memiliki subnet yang berbeda. Dan untuk menghubungkan kedua jaringan tersebut, maka yang dibutuhkan adalah sebuah router. Fungsi router ini nantinya untuk menghubungkan kedua jaringan yang memiliki subnet berbeda.

Setelah Anda memasukkan router pada desain jaringan yang ada, Anda bisa melanjutkan tahap pada konfigurasi router. Caranya klik dua kali pada router maka tab CLI akan muncul. Setelah itu akan timbul kolom pertanyaan “Continue with configuration dialog?” dan Anda cukup klik ‘No’ lalu ‘Enter’. Selanjutnya Anda cukup mengikuti arus perintah yang diberikan untuk menghubungkan kedua jaringan tersebut.

Nah, demikianlah ulasan yang bisa dibagikan seputar cara menghubungkan 2 jaringan dengan router. Pastikan Anda sudah memahami terlebih dulu bagian-bagian dari sistem jaringan komputer agar tahapan ini bisa dilalui dengan mudah. Dengan pemahaman yang cukup, maka Anda juga bisa mengerjakannya dengan maksimal.

Bahkan melalui informasi yang cukup terkait jaringan, mulai dari IP Addres, Hosting, hingga Router maka Anda akan mampu melakukan rekayasa jaringan dengan lebih mudah. Pada dasarnya hal semacam ini memang asing bagi orang awam yang tidak bergelut di bidang komputer. Tetapi sebagai ahli informatika tentunya hal semacam ini harus bisa dilakukan diluar kepala. Semoga ulasan ini bermanfaat dan Anda bisa segera mempraktikkannya di rumah!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *